MAKALAH SISTEM OPERASI ANDROID
Dosen Pengampu Septia Lutfi, S.Kom, M.Kom
Disusun oleh:
Yusuf Jeni Rosa
2113R0684
STMIK HIMSYA SEMARANG
2015
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kami panjatkan ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karuniaNyalah, karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Teknologi Informasi dan Komuikasi, pada semester III, ditahun ajaran 2013, dengan judul Sistem Operasi Android.
Dengan membuat tugas ini kami diharapkan mampu untuk lebih mengenal tentang sistem operasi android, yang tengah populer dan merajai ponsel pintar di dunia, tanpa terkecuali di Indonesia.
Namun demikian penulis menyadari bahwa penulisan makalah ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. Ini semua disebabkan karena keterbatasan dan kemampuan penulis dalam hal mencari data yanag akan dijadikan sebagai sumber pengembangannya. Maka dari itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan makalah ilmiah ini di masa datang.
Selain itu tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis baik materi maupun spiritualnya dalam penulisan makalah llmiah ini. Akhir kata penulis mengucapkan semoga makalah ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penulis khususnya.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
D. Manfaat
E. Metode
BAB II PEMBAHASAN
1. Pengertian Sistem Operasi
2. Pengertian Android
3. Sejarah Android
4. Daftar Versi Android
5. Kelebihan Android dari Iphone
6. Kelemahan Android
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pada era modernisasi teknologi telah berkembang pesat. Semakin lama teknologi komputer semakin maju begitu juga dengan smartphone, banyak sekali vendor-vendor berlomba-lomba membuat smartphone dengan teknologi paling canggih dan inovatif. Didukung dengan sistem operasi mutakhir, smartphone dapat digunakan menunjang aktifitas sehari-hari manusia. Salah satu sistem operasi mutakhir tersebut adalah Android, sistem operasi yang dikembangkan oleh Google, Inc. Dengan lisensi yang terbuka (open source), Android menjadi salah satu alasan mengapa sistem operasi tersebut menjadi paling populer di dunia, karena para vendor dapat menekan biaya pembuatan smartphone tersebut namun dengan kualitas mempuni. Dan juga para pengembang dapat membuat aplikasi sendiri, tak heran jika aplikasi untuk android di Google Play Store tersedia satu juta aplikasi lebih tercatat pada kuartal II tahun 2013.
Banyak sekali daftar versi sistem operasi Android dari pertama kali dirilis sampai sekarang. Setiap kali ada pembaruan versi maka fitur yang ada semakin banyak, dan tampilan yang semakin bagus sehingga menarik konsumen smartphone pasar global.
B. Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem Operasi?
2. Apa yang dimaksud dengan Android?
3. Bagaimana sejarah Android?
4. Apa saja daftar versi Android?
5. Apa kelebihan Android dari Iphone?
6. Apa kelemahan Android?
C. Tujuan
Tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk:
1. Mengetahui pengertian Sistem Operasi.
2. Mengetahui pengertian Android.
3. Mengetahui sejarah Android.
4. Mengetahui daftar versi Android.
5. Mengetahui kelebihan Android dari Iphone.
6. Mengetahui kelemahan Android.
D. Manfaat
1. Memberi pengetahuan kepada pembaca mengenai sistem operasi android.
2. Memberi pengetahuan keunggulan Android dengan sistem operasi lain.
E. Metode
Metode yang kami gunakan untuk penulisan karya ilmiah ini adalah metode tinjauan pustaka. Kami mempergunakan metode ini karena keterbatasan tempat dan waktu untuk meneliti Sistem Operasi Android. Jadi dengan pertimbangan tersebut saya memilih metode yang tepat yaitu metode tinjauan pustaka.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, Ios, Mac OS, dan Microsoft Windows.
B. Pengertian Android
Android merupakan sebuah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android pada mulanya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005 Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.
Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka (Open Source), dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.
Faktor-faktor di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android, menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak digunakan di dunia, mengalahkan Symbian pada tahun 2010. Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan untuk perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari awal. Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus untuk telepon pintar dan tablet, Android juga dikembangkan menjadi aplikasi tambahan di televisi, konsolpermainan, kamera digital, dan perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan fitur-fitur baru bagi pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.
Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produk Samsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan-perusahaan teknologi. Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.
C. Sejarah Android
Android, Inc. didirikan di Palo Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears (mantan VP T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV) untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi dan preferensi penggunanya". Tujuan awal pengembangan Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera digital, namun kemudian disadari bahwa pasar untuk perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi Symbian dan Windows Mobile (iPhone Apple belum dirilis pada saat itu). Meskipun para pengembang Android adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan secara diam-diam, hanya diungkapkan bahwa para pengembang sedang menciptakan sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Rubin kehabisan uang. Steve Perlman, seorang teman dekat Rubin, meminjaminya $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan.
Google mengakuisisi Android Inc. pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. seperti Rubin, Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google. Setelah itu, tidak banyak yang diketahui tentang perkembangan Android Inc., namun banyak anggapan yang menyatakan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler dengan tindakannya ini. Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mulai mengembangkan platform perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux. Google memasarkan platform tersebut kepada produsen perangkat seluler dan operator nirkabel, dengan janji bahwa mereka menyediakan sistem yang fleksibel dan bisa diperbarui. Google telah memilih beberapa mitra perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras, serta mengisyaratkan kepada operator seluler bahwa kerjasama ini terbuka bagi siapapun yang ingin berpartisipasi.
Spekulasi tentang niat Google untuk memasuki pasar komunikasi seluler terus berkembang hingga bulan Desember 2006. BBC dan Wall Street Journal melaporkan bahwa Google sedang bekerja keras untuk menyertakan aplikasi dan mesin pencarinya di perangkat seluler. Berbagai media cetak dan media daring mengabarkan bahwa Google sedang mengembangkan perangkat seluler dengan merek Google. Beberapa di antaranya berspekulasi bahwa Google telah menentukan spesifikasi teknisnya, termasuk produsen telepon seluler dan operator jaringan. Pada bulan Desember 2007, InformationWeek melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa aplikasi paten di bidang telepon seluler.
Pada tanggal 5 November 2007, Open Handset Alliance (OHA) didirikan. OHA adalah konsorsium dari perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google, produsen perangkat seluler seperti HTC, Sony dan Samsung, operator nirkabel seperti Sprint Nextel dan T-Mobile, serta produsen chipset seperti Qualcomm dan Texas Instruments. OHA sendiri bertujuan untuk mengembangkan standar terbuka bagi perangkat seluler. Saat itu, Android diresmikan sebagai produk pertamanya; sebuah platform perangkat seluler yang menggunakan kernel Linux versi 2.6. Telepon seluler komersial pertama yang menggunakan sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang diluncurkan pada 22 Oktober 2008.
Sejak tahun 2008, Android secara bertahap telah melakukan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan kinerja sistem operasi, menambahkan fitur baru, dan memperbaiki bug yang terdapat pada versi sebelumnya. Setiap versi utama yang dirilis dinamakan secara alfabetis berdasarkan nama-nama makanan pencuci mulut atau cemilan bergula; misalnya, versi 1.5 bernama Cupcake, yang kemudian diikuti oleh versi 1.6 Donut. Versi terbaru adalah 4.3 Jelly Bean. Pada tahun 2010, Google merilis seri Nexus; perangkat telepon pintar dan tablet dengan sistem operasi Android yang diproduksi oleh mitra produsen telepon seluler seperti HTC, LG, dan Samsung. HTC bekerjasama dengan Google dalam merilis produk telepon pintar Nexus pertama, yakni Nexus One. Seri ini telah diperbarui dengan perangkat yang lebih baru, misalnya telepon pintar Nexus 4 dan tablet Nexus 10 yang diproduksi oleh LG dan Samsung.
Pada 13 Maret 2013, Larry Page mengumumkan dalam postingan blognya bahwa Andy Rubin telah pindah dari divisi Android untuk mengerjakan proyek-proyek baru di Google. Ia digantikan oleh Sundar Pichai, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala divisi Google Chrome yang mengembangkan Chrome OS.
D. Daftar Versi Android
Versi Android diawali dengan dirilisnya Android beta pada bulan November 2007. Versi komersial pertama, Android 1.0, dirilis pada September 2008. Android dikembangkan secara berkelanjutan oleh Google dan Open Handset Alliance (OHA), yang telah merilis sejumlah pembaruansistem operasi ini sejak dirilisnya versi awal.
Sejak April 2009, versi Android dikembangkan dengan nama kode yang dinamai berdasarkan makanan pencuci mulut dan penganan manis. Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo (2.2–2.2.3), Gingerbread (2.3–2.3.7), Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4), Jelly Bean (4.1–4.3), dan KitKat (4.4+). Pada tanggal 3 September 2013, Google mengumumkan bahwa sekitar 1 miliar perangkat seluler aktif di seluruh dunia menggunakan OS Android. Pembaruan utama terbaru versi Android adalah Jelly Bean 4.3, yang dirilis untuk perangkat komersial pada tanggal 24 Juli 2013 melalui pembaruan OTA.
Pada 3 September 2013, Google mengumumkan bahwa penerus Jelly Bean bernama Android 4.4 KitKat, dengan tanggal rilis belum diumumkan.
1. Versi rilis pra-komersial (2007–2008)
a. Android alpha
Setidaknya terdapat dua versi Android yang dirilis oleh Google dan OHA sebelum diperkenalkannya Android beta pada November 2007. Versi ini diberi nama kode "Astro Boy", "Bender", dan "R2-D2", dinamai berdasarkan nama-nama robot fiksi. Dan Morrill merancang logo Android pertama, namun logo robot hijau yang menjadi maskot Android saat ini dirancang oleh Irina Blok. Ryan Gibson, Manajer proyek Android, Inc., memperkenalkan skema penamaan berdasarkan nama-nama penganan manis, yang kemudian diterapkan dalam semua versi Android, dimulai dengan Android 1.5 Cupcake pada bulan April 2009.
b. Android beta
Android beta dirilis pada tanggal 5 November 2007, sedangkan software development kit (SDK)-nya dirilis pada 12 November 2007. 5 November kemudian dirayakan sebagai "hari ulang tahun" Android. Versi beta SDK Android dirilis dalam urutan sebagai berikut:
· 16 November 2007: m3-rc22a
· 14 Desember 2007: m3-rc37a
· 13 Februari 2008: m5-rc14
· 3 Maret 2008: m5-rc15
· 18 Agustus 2008: 0.9
· 23 September 2008: 1.0-r1
2. Sejarah versi Android menurut level API
a. Android 1.0 (API level 1)
Android 1.0, versi komersial pertama Android, dirilis pada 23 September 2008. Perangkat Android pertama yang tersedia secara komersial adalah HTC Dream. Android 1.0 memiliki fitur sebagai berikut:
· Android Market, untuk mengunduh dan memperbarui aplikasi melalui toko aplikasi resmi Android.
· Penjelajah web, untuk menampilkan, memperbesar dan melihat dalam layar penuh halaman web HTML dan XHTML.
· Dukungan kamera, versi ini tidak memiliki pilihan untuk mengubah resolusi kamera, kejernihan, kualitas foto, dan sebagainya.
· Memungkinkan pengelompokan sejumlah ikon aplikasi ke dalam satu folder di layar depan (homescreen).
· Akses ke server surel web, mendukung POP3, IMAP4, dan SMTP.
· Sinkronisasi Gmail dengan aplikasi Gmail.
· Sinkronisasi Google Contacts dengan aplikasi People
· Sinkronisasi Google Calendar dengan aplikasi Calendar
· Google Maps, dengan Latitude dan Street View untuk melihat peta dan citra satelit, serta menemukan lokasi bisnis dan petunjuk arah mengemudi dengan menggunakan GPS.
· Google Sync, memungkinkan pengelolaan sinkronisasi pada aplikasi Gmail, People, dan Calendar.
· Google Search, memungkinkan pengguna untuk mencari sesuatu di Internet.
· Google Talk, aplikasi pesan instan.
· Pesan instan, pesan teks (SMS), dan MMS.
· Pemutar media, untuk mengelola, mengimpor, dan memutar berkas media, namun versi ini tidak menyediakan dukungan video dan Bluetooth stereo.
· Notifikasi muncul pada status bar, dengan pilihan untuk mengatur nada dering, LED, atau nada getar.
· Voice Dialer, memungkinkan pengguna untuk memanggil kontak tanpa harus mengetik nama atau nomor telepon.
· Wallpaper, memungkinkan pengguna untuk mengatur gambar latar belakang di layar depan.
· Pemutar video YouTube.
· Aplikasi lainnya seperti: Jam Alarm, Kalkulator, Panggilan, Home screen (Launcher), Galeri, dan Pengaturan.
· Dukungan Wi-Fi dan Bluetooth.
b. Android 1.1 (API level 2)
Pada 9 Februari 2009, pemutakhiran Android 1.1 dirilis, awalnya hanya untuk HTC Dream. Android 1.1 juga dikenal dengan "Petit Four", meskipun nama ini tidak digunakan secara resmi. Versi ini memperbaiki beberapa bug, mengubah API Android, dan menambahkan beberapa fitur:
· Rincian dan tinjauan tersedia saat pengguna mencari lokasi bisnis pada Peta.
· Kemampuan untuk menampilkan/meenyembunyikan tombol panggilan.
· Kemampuan untuk menyimpan lampiran pada pesan.
· Menambah dukungan marquee pada tata ruang sistem.
c. Android 1.5 Cupcake (API level 3)
Pada 27 April 2009, Android 1.5 dirilis, menggunakan kernel Linux 2.6.27. Versi ini adalah rilis pertama yang secara resmi menggunakan nama kode berdasarkan nama-nama makanan pencuci mulut ("Cupcake"), nama yang kemudian digunakan untuk semua versi rilis selanjutnya. Pembaruan pada versi ini termasuk beberapa fitur baru dan perubahan UI:
· Dukungan papan ketik virtual pihak ketiga dengan prediksi teks dan kamus pengguna.
· Dukungan Widget – tampilan aplikasi miniatur yang tertanam dalam aplikasi lain dan menerima pembaruan secara periodik.
· Kemampuan merekam dan memutar video berformat MPEG-4 dan 3GP
· Kemampuan memasangkan (pairing) dan dukungan stereo bagi Bluetooth (A2DP dan AVRCP)
· Fitur salin dan tempel pada penjelajah web
· Foto pengguna ditampilkan pada kontak favorit
· Tanggal/waktu ditampilkan pada log panggilan, dan akses satu sentuhan ke nomor kontak dari log panggilan
· Transisi layar animasi
· Opsi memutar-otomatis
· Animasi boot baru
· Kemampuan untuk mengunggah video ke YouTube.
· Kemampuan untuk mengunggah foto ke Picasa.
d. Android 1.6 Donut (API level 4)
Pada 15 September 2009, SDK Android 1.6 – dinamai Donut – dirilis, berdasarkan kernel Linux 2.6.29. Fitur-fitur barunya adalah sebagai berikut:
· Entri pencarian teks dan suara diperluas, termasuk menyertakan riwayat bookmark, kontak, dan web
· Kemampuan bagi para pengembang untuk menyertakan konten mereka pada hasil pencarian
· Mesin sintesis pengucapan multibahasa yang memungkinkan aplikasi Android tertentu mampu mengucapkan teks
· Pencarian yang lebih mudah dan kemampuan untuk melihat cuplikan aplikasi di Android Market
· Galeri, kamera, dan perekam video yang lebih terintegrasi, dengan akses kamera yang lebih cepat
· Kemampuan memilih banyak foto untuk dihapus
· Pembaruan dukungan teknologi bagi CDMA/EVDO, 802.1x, VPN, dan mesin pengucap teks
· Dukungan bagi resolusi layar WVGA
· Peningkatan kecepatan dalam pencarian dan aplikasi kamera
· Perluasan kerangka kerja Gestur dan penambahan perkakas pengembangan GestureBuilder.
e. Android 2.0 Eclair (API level 5)
Pada 26 Oktober 2009, SDK Android 2.0 – dinamai Eclair – dirilis, berdasarkan kernel Linux 2.6.29. Perubahan pada versi ini meliputi:
· Sinkronisasi akun diperluas, yang memungkinkan pengguna menambahkan beberapa akun untuk sinkronisasi surel dan kontak
· Dukungan surel Microsoft Exchange, dengan kemampuan menjelajah surel dari beberapa akun dalam satu halaman
· Dukungan Bluetooth 2.1
· Kemampuan untuk memilih foto kontak dan opsi untuk memanggil, mengirim SMS atau surel kepada kontak yang bersangkutan
· Kemampuan untuk mencari semua SMS dan MMS tersimpan, pesan terlama akan dihapus jika batas yang ditentukan sudah tercapai.
· Menambahkan sejumlah fitur pada kamera, termasuk dukungan kilat (flash), perbesaran digital, mode skin, kejernihan, efek warna, dan fokus makro.
· Peningkatan kecepatan mengetik pada papan ketik virtual, dengan dukungan kamus yang mempelajari penggunaan kata-kata, termasuk nama kontak sebagai saran
· UI penjelajah web yang baru, dengan fitur bookmark thumbnail, double-tap zoom, dan dukungan bagi HTML5
· Penyempurnaan tampilan agenda kalender; menampilkan status menghadiri untuk setiap undangan, dan kemampuan untuk mengundang tamu baru ke acara tertentu
· Mengoptimalkan kecepatan perangkat lunak dan perubahan UI
· Dukungan bagi lebih banyak resolusi dan ukuran layar, dengan rasio kecerahan yang lebih baik
· Peningkatan Google Maps 3.1.2
· MotionEvent ditingkatkan untuk melacak aktivitas multisentuh
· Penambahan live wallpaper, yang menampilkan animasi pada latar belakang layar depan
f. Android 2.0.1 Eclair (API level 6)
Dirilis pada tangga 3 Desember 2009, memiliki fitur:
· Perubahan API minor, perbaikan bug, dan perubahan kerangka kerja.
g. Android 2.1 Eclair (API level 7)
Dirilis pada tangga 12 Januari 2010, memiliki fitur:
· Perubahan kecil pada API dan perbaikan bug.
h. Android 2.2–2.2.3 Froyo (API level 8)
Pada 20 Mei 2010, SDK Android 2.2 (Froyo, singkatan untuk frozen yogurt) dirilis, yang berdasarkan kernel Linux 2.6.32.
· Peningkatan kecepatan, penyimpanan, dan pengoptimalan kinerja.
· Peningkatan kecepatan aplikasi melalui kompilasi JIT.
· Integrasi mesin JavaScript V8Chrome pada aplikasi penjelajah web
· Dukungan bagi layanan Android Cloud to Device Messaging (C2DM)
· Peningkatan dukungan Microsoft Exchange, termasuk kebijakan keamanan, pencarian otomatis, GAL, sinkronisasi kalender, dan pembersihan jarak jauh
· Peningkatan peluncur aplikasi dengan jalan pintas ke Telepon dan aplikasi penjelajah web
· Meningkatkan fungsionalitas USB tethering dan hotspot Wi-Fi.
· Opsi untuk mematikan akses data pada jaringan seluler
· Pembaruan aplikasi Market dengan menambahkan fitur pembaruan otomatis.
· Kontak dan panggilan suara bisa dibagikan melalui Bluetooth
· Dukungan bagi Bluetooth-enabled car dan desk docks
· Dukungan bagi sejumlah kata sandi alfanumerik
· Dukungan pengunggahan berkas pada aplikasi penjelajah web.
· Penjelajah web bisa menampilkan animasi GIF
· Dukungan pemasangan aplikasi pada penyimpanan eksternal
· Dukungan Adobe Flash.
· Dukungan tampilan PPI (hingga 320 ppi), misalnya layar 4" 720p.
· Gestur pembesaran pada Galeri
· 2.2.1, rilis 18 Januari 2011, Perbaikan bug, pembaruan keamanan, dan peningkatan kinerja
· 2.2.2, rilis 22 Januari 2011, Perbaikan bug minor, termasuk bug SMS pada Nexus One
· 2.2.3, rilis 21 November 2011, Penambahan dua patch keamanan
i. Android 2.3–2.3.2 Gingerbread (API level 9)
Pada tanggal 6 Desember 2010, SDK Android 2.3 (Gingerbread) dirilis, berdasarkan kernel Linux 2.6.35. Perubahan pada versi ini termasuk:
· Memperbarui desain antarmuka pengguna dengan meningkatkan kecepatan dan kesederhanaan
· Dukungan bagi resolusi dan ukuran layar ekstra-besar (WXGA dan yang lebih tinggi)
· Dukungan bagi telepon internet SIPVoIP
· Masukan teks yang lebih cepat dan lebih intuitif pada papan ketik virtual, dengan meningkatkan akurasi, saran teks yang lebih baik, dan modus input suara
· Peningkatan fungsi salin/tempel, memungkinkan pengguna untuk memilih kata dengan menekan dan menahan layar
· Dukungan bagi Near Field Communication (NFC), memungkinkan pengguna untuk membaca tag NFC yang tertanam dalam poster, stiker, atau iklan
· Efek audio baru seperti reverb, equalizer, virtualisasi penyuara kuping, dan bass boost
· Download Manager baru, memudahkan pengguna untuk mengakses berkas yang diunduh dari penjelajah web, surel, ataupun dari aplikasi lainnya
· Dukungan multi kamera pada perangkat, termasuk kamera depan, jika tersedia
· Dukungan bagi pemutar video WebM/VP8, dan audio AAC
· Peningkatan manajemen daya dengan peran lebih aktif dalam mengelola aplikasi yang beroperasi terlalu lama
· Peningkatan dukungan bagi pengembangan kode asli
· Peralihan dari YAFFS ke ext4 pada perangkat yang lebih baru
· Peningkatan kualitas audio, grafis, dan masukan bagi pengembang permainan
· Dukungan sensor yang lebih banyak (seperti giroskop dan barometer)
· 2.3.1 desember 2010, 2.3.2 januari 2011, Perbaikan bug pada Google Nexus S
j. Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread (API level 10)
· 2.3.3, 9 Februari 2011, Beberapa peningkatan dan perbaikan API.
· 2.3.4, 28 April 2011, Dukungan bagi obrolan video atau suara menggunakan Google Talk.
· Dukungan Open Accessory Library
· 2.3.5, 25 Juli 2011, Peningkatan kinerja jaringan pada Nexus S 4G, serta perbaikan lainnya
· Perbaikan bug Bluetooth pada Samsung Galaxy S
· Peningkatan kinerja aplikasi Gmail
· Tampilan animasi bayangan untuk daftar bergulir
· Peningkatan kinerja aplikasi kamera
· Peningkatan daya tahan baterai
· 2.3.6, 2 September 2011, Perbaikan bug pada pencarian suara
· (Pembaruan pada versi 2.3.6 menyebabkan bermasalahnya sambungan ke hotspot Wi-Fi pada sebagian besar perangkat Nexus S di Kanada. Google mengakui masalah ini dan memperbaikinya pada akhir September.)
· 2.3.7, 21 September 2011, Dukungan Google Wallet bagi Nexus S 4G
k. Android 3.0 Honeycomb (API level 11)
Pada 22 Februari 2011, SDK Android 3.0 (Honeycomb) – pembaruan pertama Android yang ditujukan hanya untuk komputer tablet – dirilis, berdasarkan kernel Linux 2.6.36. Perangkat pertama yang menggunakan versi ini adalah tablet Motorola Xoom, yang dirilis pada 24 Februari 2011. Fitur-fitur yang diperbarui antara lain:
· Pengotimalan dukungan tablet dengan antarmuka pengguna virtual baru dan "holografis"
· Menambahkan System Bar; memberi akses cepat pada notifikasi, status, dan tombol navigasi lunak, yang terdapat di bagian bawah layar
· Menambahkan Action Bar; memberi akses pada opsi kontekstual, navigasi, widget, ataupun konten-kontan lainnya di bagian atas layar
· Multi-tugas sederhana – mengetuk Recent Apps pada System Bar akan memungkinkan pengguna untuk melihat cuplikan aplikasi yang sedang berjalan, dan secara cepat bisa berpindah dari suatu aplikasi ke aplikasi lainnya
· Mendesain ulang papan ketik, yang membuat mengetik jadi lebih cepat, efisien, dan akurat pada layar besar
· Fungsi salin/tempel yang lebih sederhana
· Beberapa tab penjelajah web mengganti jendela peramban, serta penambahan mode "incognito" baru yang memungkinkan pengguna anonim bisa menjelajah
· Akses cepat pada eksposur, fokus, flash, zoom, kamera depan, dan fitur-fitur lainnya pada kamera
· Kemampuan untuk melihat album dan koleksi lainnya dalam mode layar penuh pada galeri
· UI kontak dua panel dan gulir cepat yang memudahkan pengguna dalam mengelola dan mencari kontak
· UI surel dua panel yang menampilkan dan mengelola pesan dengan lebih mudah, memungkinkan pengguna untuk memilih satu atau lebih pesan
· Dukungan obrolan video dengan menggunakan Google Talk
· Akselerasi perangkat keras
· Dukungan prosesor multi-core
· Kemampuan untuk mengenskripsikan semua data pengguna
· Stak HTTPS ditingkatkan dengan Indikasi Nama Server (SNI)
· Filesystem in Userspace (FUSE; modul kernel)
l. Android 3.1 Honeycomb (API level 12)
Dirilis pada tanggal 10 Mei 2011, memiliki fitur:
· Perbaikan UI
· Konektifitas bagi aksesoris USB
· Memperluas daftar Recent Apps
· Widget layar depan bisa diganti ukurannya
· Dukungan bagi papan ketik eksternal dan tetikus
· Dukungan bagi joystick dan gamepad
· Dukungan bagi pemutar audio FLAC
· Peningkatan kinerja Wi-Fi, koneksi Wi-Fi akan dipertahankan saat layar perangkat dalam keadaan mati
· Dukungan bagi proksi HTTP untuk setiap titik akses Wi-Fi
m. Android 3.2 Honeycomb (API level 13)
· 3.2, 15 Juli 2011, Peningkatan dukungan perangkat keras, termasuk pengoptimalan lebih lanjut pada tablet
· Peningkatan kemampuan aplikasi untuk mengakses berkas pada kartu SD, misalnya untuk sinkronisasi
· Mode tampilan kompabilitas bagi aplikasi yang tidak dioptimalkan untuk resolusi layar tablet
· Fungsi dukungan tampilan yang baru, memberikan pengembang lebih banyak kontrol atas tampilan layar pada perangkat Android yang berbeda
· 3.2.1, 20 September 2011, Perbaikan bug dan keamanan, stabilitas, dan peningkatan kinerja Wi-Fi
· Pembaruan Google Books
· Peningkatan dukungan Adobe Flash pada penjelajah web
· Peningkatan dukungan prediksi tulisan Cina
· 3.2.2, 30 Agustus 2011, Perbaikan bug dan perubahan minor lainnya pada Motorola Xoom 4G
· 3.2.3, Perbaikan bug dan perubahan minor lainnya pada Motorola Xoom dan Motorola Xoom 4G
· 3.2.4, December 2011, Dukungan "Pay as You Go" bagi tablet 3G dan 4G
· 3.2.5, Januari 2012, Perbaikan bug dan perubahan minor lainnya pada Motorola Xoom dan Motorola Xoom 4G
· 3.2.6, Februari 2012, Perbaikan masalah konektivitas data saat dalam mode penerbangan pada Motorola Xoom 4G edisi Amerika Serikat
n. Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich (API level 14)
SDK Android 4.0.1 (Ice Cream Sandwich), berdasarkan kernel Linux 3.0.1, dirilis pada 19 Oktober 2011. Petinggi Google, Gabe Cohen, menyatakan bahwa Android 4.0 "secara teoritis kompatibel" dengan perangkat Android 2.3x yang diproduksi pada saat itu. Kode sumber untuk Android 4.0 tersedia pada tanggal 14 November 2011. Pembaruan pada versi ini antara lain:
· Tombol lunak tablet Android 3.x tersedia bagi penggunaan di telepon pintar
· Pemisahan widget di tab baru, terletak pada layar yang bersebelahan dengan aplikasi
· Pembuatan folder yang lebih mudah, dengan gaya drag-and-drop
· Launcher yang bisa dikustomisasi
· Peningkatan fitur pesan suara visual, dengan kemampuan untuk mempercepat atau memperlambat kecepatan pesan suara
· Fungsi 'cubit untuk memperbesar' pada kalender
· Pengintegrasian fungsi cuplikan layar (screenshot) dengan menekan dan menahan tombol daya dan volume-turun secara bersamaan
· Perbaikan kesalahan koreksi pada papan ketik
· Kemampuan untuk mengakses aplikasi secara langsung dari layar kunci (lock screen)
· Perbaikan fungsi salin dan tempel
· Integrasi suara yang lebih baik dan berkesinambungan
· Mode buka kunci identifikasi wajah, fitur yang memungkinkan pengguna untuk membuka perangkat menggunakan perangkat lunak pengenal wajah
· Penambahan penjelajah web bawaan Chrome, mampu membuka halaman hingga 16 tab
· Sinkronisasi otomatis pada penjelajah web dengan bookmark Chrome pengguna
· Penambahan jenis huruf baru, Roboto
· Penggunaan data bisa dibatasi, pengguna akan diperingatkan jika penggunaan data sudah mendekati batas tertentu, dan menonaktifkan data yang digunakan ketika batas tersebut terlampaui
· Kemampuan untuk mematikan aplikasi yang menggunakan data di latar belakang
· Peningkatan fungsi aplikasi kamera dengan fitur-fitur seperti zero shutter lag, time lapse settings, mode panorama, dan kemampuan untuk memperbesar saat merekam video
· Penambahan aplikasi pengedit foto bawaan
· Tata letak galeri yang baru, bisa dikelola berdasarkan lokasi dan orang
· Pemutakhiran aplikasi "People" dengan integrasi pada jejaring sosial
· Android Beam, fitur komunikasi area dekat yang memungkinkan dilakukannya pertukaran jarak pendek bookmark web, info kontak, arah, video YouTube, dan data lainnya
· Dukungan format gambar WebP
· Akselerasi perangkat keras UI
· Wi-Fi Direct
· Merekam video 1080p bagi perangkat Android tertentu
· Modul kernel Android VPN Framework (AVF) dan TUN (bukan TAP). Sebelum versi 4.0, perangkat lunak VPN membutuhkan rooting.
· 4.0.1, 21 Oktober 2011, Perbaikan bug minor pada Samsung Galaxy Nexus
· 4.0.2, 28 November 2011, Perbaikan bug minor pada Verizon Galaxy Nexus, peluncurannya di AS ditunda hingga Desember 2011.
o. Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich (API level 15)
· 4.0.3, 16 Desember 2011, Sejumlah perbaikan bug dan optimisasi
· Peningkatan fungsionalitas grafis, basis data, pemeriksa ejaan, dan Bluetooth
· API baru bagi pengembang, termasuk API arus sosial di penyedia Kontak
· Peningkatan fitur kalender
· Fitur baru pada aplikasi kamera yang meningkatkan stabilisasi video dan resolusi QVGA
· Perbaikan aksesbilitas seperti peningkatan akses konten bagi pembaca layar
· 4.0.4, 29 Maret 2012, Peningkatan stabilitas
· Kinerja kamera yang lebih baik
· Rotasi layar yang lebih halus
· Peningkatan fitur pengidentifikasi nomor telepon
p. Android 4.1 Jelly Bean (API level 16)
Google mengumumkan Android 4.1 (Jelly Bean) dalam konferensi Google I/O pada tanggal 27 Juni 2012. Berdasarkan kernel Linux 3.0.31, Jelly Bean adalah pembaruan penting yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi dan kinerja antarmuka pengguna (UI). Pembaruan ini diwujudkan dalam "Proyek Butter", perbaikan ini termasuk antisipasi sentuh, triple buffering, perpanjangan waktu vsync, dan peningkatan frame rate hingga 60 fps untuk menciptakan UI yang lebih halus. Android 4.1 Jelly Bean dirilis untuk Android Open Source Project pada tanggal 9 Juli 2012. Perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah tablet Nexus 7, yang dirilis pada 13 Juli 2012.
· Antarmuka pengguna yang lebih halus:
· Waktu vsync pada animasi UI dikelola oleh kerangka kerja Android, termasuk reaksi aplikasi, efek sentuh, komposisi layar, dan penyegaran tampilan
· Triple buffering pada grafis
· Peningkatan aksesbilitas
· Teks dua bahasa dan dukungan bahasa lainnya
· Papan ketik yang bisa dimodifikasi oleh pengguna
· Perluasan notifikasi
· Kemampuan untuk mematikan notifikasi pada aplikasi tertentu
· Shortcut dan widget secara otomatis bisa disusun ulang atau diatur ukurannya
· Transfer data Bluetooth bagi Android Beam
· Diktasi suara luring
· Tablet dengan layar kecil bisa menyesuaikan tata letak antarmuka dan layar depan seperti pada telepon pintar
· Peningkatan pencarian suara
· Peningkatan aplikasi kamera
· Google Wallet (pada Nexus 7)
· Foto kontak Google+ resolusi tinggi
· Aplikasi pencarian Google Now
· Audio multi-saluran
· Audio USB (bagi suara eksternal DACs)
· Audio chaining
· Penjelajah web bawaan Android diganti dengan Google Chrome pada perangkat Android pra-instal
· Kemampuan untuk menambahkan widget aplikasi tanpa akses root
· 4.1.1, 23 Juli 2012, Perbaikan bug pada Nexus 7 terkait dengan ketidakmampuan untuk mengubah orientasi layar pada aplikasi apapun
· 4.1.2, 9 Oktober 2012, Dukungan rotasi layar depan/layar kunci pada Nexus 7
· Gerakan satu jari untuk menampilkan/menyembunyikan notifikasi
· Perbaikan bug dan peningkatan kinerja
q. Android 4.2 Jelly Bean (API level 17)
Google berencana merilis Jelly Bean 4.2 pada sebuah acara di New York City pada 29 Oktober 2012, tapi dibatalkan karena Badai Sandy. Jelly Bean 4.2 didasarkan pada kernel Linux 3.4.0, dan pertama kali digunakan pada Nexus 4LG dan Nexus 10Samsung, yang dirilis pada 13 November 2012.
· 4.2, 13 November 2012, Foto panorama "Photo Sphere"
· Papan kunci dengan gestur ketikan
· Peningkatan kinerja layar kunci, termasuk dukungan widget dan kemampuan untuk membuka aplikasi kamera secara langsung
· Kontrol daya notifikasi ("Pengaturan Cepat")
· Screensaver "Daydream"
· Akun pengguna lebih dari satu (hanya tablet)
· Dukungan tampilan nirkabel (Miracast)
· Perbaikan aksesbilitas: ketuk-tiga kali untuk untuk memperbesar seluruh layar, pan and zoom dengan dua jari, serta keluaran suara dan navigasi Gesture Mode bagi pengguna tunanetra
· Aplikasi jam baru, disertai dengan jam dunia, stop watch, dan penghitung waktu mundur
· Seluruh perangkat menggunakan tata letak antarmuka yang sama, terlepas dari ukuran layar
· SELinux
· VPN yang selalu terhubung
· Konfirmasi SMS premium
· Group Messaging
· 4.2.1, 27 November 2012, Perbaikan bug pada aplikasi "People"
· Penambahan gamepad dan joysticks Bluetooth yang mendukung HID
· 4.2.2, 11 Februari 2013, Perbaikan bug pada streaming audio Bluetooth
· Notifikasi unduhan yang menampilkan persentase dan waktu perkiraan unduhan
· Nada baru bagi pengisian nirkabel dan baterai lemah
· Animasi galeri baru yang memungkinkan pemuatan jadi lebih cepat
· Perbaikan USB debug
· Perbaikan bug dan peningkatan kinerja
r. Android 4.3 Jelly Bean (API level 18)
Google merilis Jelly Bean 4.3 pada 24 Juli 2013 di San Francisco. Kebanyakan perangkat Nexus menerima pembaruan dengan segera. Nexus 7 generasi kedua adalah perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi ini. Sebuah pembaruan minor dirilis pada tanggal 22 Agustus 2013.
· Bluetooth yang Lebih Hemat Daya
Android 4.3 dipercaya akan menghadirkan sebuah fitur yang membuat konsumsi energi chip Bluetooth lebih rendah. Hal ini terlihat dari bagian baris kode aplikasi bernama android.hardware.bluetooth_le.
Menghadirkan sebuah teknologi untuk menghemat energi bluetooth sejatinya sudah terendus sejak perhelatan Google I/O, dan tampaknya Google akan merealisasikan fitur tersebut di Android yang akan datang.
· WiFi yang Selalu Aktif
Google menambahkan opsi lain di dalam pengaturan WiFi. Dalam Android 4.3 terdapat pilihan bernama 'Scanning always available', ini berarti WiFi akan secara default selalu aktif.
Banyak yang menganggap bahwa ini akan membuat baterai ponsel cepat surut. Untungnya, Google masih memperbolehkan pengguna untuk tidak mengaktifkan pilihan tersebut.
s. Android 4.4 KitKat (API level 19)
Google mengumumkan Android 4.4 KitKat (dinamai dengan izin dari Nestlé dan Hershey) pada 3 September 2013, dengan tanggal rilis direncanakan pada bulan Oktober. Sebelumnya, rilis berikutnya setelah Jelly Bean diperkirakan akan diberi nomor 5.0 dan dinamai 'Key Lime Pie'.
Berikut 5 fitur eksklusif yang akan dibawa Android 4.4 KitKat:
· Firmware yang bisa digunakan untuk smartphone lama
· Pergantian Fragmentation atau ukuran tampilan layar
· Miracast updates Gallery baru
· Visualisasi API baru
· Boot animasi baru, pergantian warna logo Android berwarna biru
· Notifikasi widget baru
E. Kelebihan Android dari Iphone
Berikut 7 fitur eksklusif yang hanya ada di Android:
a. Layar yang lebih besar
Salah satu hal yang menjadi pembeda antara Android dan iPhone adalah pihak yang mengembangkan perangkat. Hanya Apple sendiri yang mengembangkan iPhone, sedangkan Android tampak seperti proyek "keroyokan" semua vendor.
Hal tersebut tentu mendatangkan keuntungan bagi Android dari sisi desain perangkat. Dengan begitu banyaknya vendor yang mengembangkan perangkat berbasis Android, akan semakin banyak pula model-model ponsel Android yang dilahirkan.
Ponsel-ponsel ini pun akhirnya hadir dalam berbagai ukuran layar. Ponsel berbasis Android memiliki ukuran layar yang variatif, antara 3 inci hingga 7 inci. Sebagian besar perangkat Android sudah dirilis dengan bentang layar lebih dari 4 inci.
Sementara itu, iPhone hingga saat ini hanya memiliki dua ukuran layar, yaitu 3,5 inci (iPhone generasi pertama hingga 4S) dan 4 inci (iPhone 5).
Untuk urusan layar, Android memang bisa menyombongkan diri dengan mengatakan, "Perangkat-perangkat kami memiliki layar dengan ukuran lebih besar dari iPhone".
b. Dukungan terhadap kartu SD
Hanya ada empat kapasitas yang tersedia untuk perangkat iPhone, yaitu 8, 16, 32, dan 64 GB. Keempat kapasitas tersebut adalah harga mati karena iPhone tidak menyediakan slot kartu SD. Artinya, pengguna tidak bisa menambahkan kartu memori untuk memperluas kapasitasnya.
Berbeda dari iPhone, mayoritas perangkat berbasis Android sudah dilengkapi dengan dukungan kartu memori ini. Misalnya, apabila kapasitas media internal sebuah perangkat sebesar 64 GB dan ia mendukung kartu memori 64 GB, produk tersebut secara total memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB.
c. Bisa ganti baterai
Desain unibody iPhone memang keren. Namun, desain ini membuat komponen baterai tidak bisa dibongkar pasang. Artinya, apabila ada kerusakan atau baterai mulai "bocor", pengguna tidak bisa mengganti sendiri komponen tersebut.
Sebagian besar produk Android dilengkapi dengan kemampuan untuk menukar baterai. Ya, memang ada beberapa perangkat yang tidak bisa ditukar baterainya karena menggunakan desain unibody. Namun, desain tersebut hanya dimiliki oleh sebagian kecil perangkat.
d. Kustomisasi layar dengan widget, aplikasi, dan wallpaper animasi
iOS, sistem operasi yang digunakan di perangkat iPhone, telah memiliki pakemnya sendiri. Pengguna tidak bisa mengutak-atik layar home dengan menambahkan shortcut aplikasi di bagian tersebut. Pengguna juga tidak bisa memasukkan wallpaper bergerak alias animasi.
Sementara pengguna Android memiliki lebih banyak kebebasan untuk melakukan kustomisasi. Pengguna bisa menambahkan widget, semacam shortcut yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan fitur dari sebuah aplikasi tanpa harus membukanya, di layar home. Ia juga mendukung wallpaper dalam bentuk animasi dan layar home bisa ditambahkan dengan berbagai shortcut aplikasi.
e. Aplikasi peta digital yang lebih baik
Tidak bisa dipungkiri, aplikasi Google Maps jauh lebih baik dibandingkan Apple Maps. Google Maps dapat menampilkan data yang lebih akurat dibandingkan aplikasi peta buatan Apple ini.
Memang para pengguna iPhone bisa mengunduh aplikasi Google Maps melalui App Store. Namun, pengguna Android sudah langsung menikmati aplikasi tersebut, tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu.
f. Android menggunakan charger USB standar
iPhone 5 hadir dengan port charger yang berbeda dari generasi pendahulunya, dari 30 pin menjadi hanya 8 pin. Hal ini akan merepotkan orang yang memiliki berbagai perangkat mobile Apple. Bayangkan, bagaimana jika pengguna ini membawa iPhone generasi lama, iPad generasi 2, dan juga iPhone 5. Tentunya, ia harus membawa dua jenis charger sekaligus.
Hal tersebut berbeda dari pengguna Android. Rata-rata, jenis charger yang digunakan sama, yaitu micro USB. Pengguna hanya perlu membawa satu jenis charger untuk mengisi daya berbagai jenis ponsel.
g. Sinkronisasi data Google yang sangat mudah
Para pengguna Android cukup memasukkan akun Google mereka ke ponsel dan secara otomatis semua aplikasi Google akan melakukan sinkronisasi. Ponsel secara otomatis akan mengunduh inbox di Gmail, data bookmark secara langsung berpindah ke Chrome di ponsel, dan masih banyak lagi kemudahan lainnya.
Sementara itu, pengguna iPhone harus memasukkan data akun satu per satu ke masing-masing aplikasi Google.
F. Kelemahan Android
1. Android masih terkesan rumit
Saat membeli ponsel/tablet Android, kalian diharuskan mempelajari lebih banyak hal dibandingkan dengan iPhone, karena Android mempunyai widgets, apps, dan banyak pengaturan lain yang mungkin kalian belum pernah mengenalnya sama sekali.Contohnya seperti Samsung Galaxy S3, yang mempunyai banyak fitur keren. Salah satunya adalah berbagi foto otomatis via wi-fi, yang sayangnya ternyata membutuhkan pengaturan yang banyak.
2. Konten hiburan di Google Play masih kalah banyak dibandingkan dengan iTunes
Walaupun Google sudah mengisi Google Play dengan beberapa konten entertainment seperti TV Shows dan movies untuk disewa, pilihan kontent entertainment tersebut masih kurang banyak dibandingkan dengan yang ada di iTunes. Soal musik juga Google Play masih belum memiliki musik-musik produksi Warner, salah satu dari empat label musik ternama.
3. Ancaman dari malware/virus pada sistem operasi Android
Karena Android adalah open source dan pengguna dapat menginstall aplikasi yang bukan berasal dari Google Play, perangkat Android lebih rentan terkena malware dan aplikasi bajakan/palsu.
4. Aplikasi yang berkualitas masih sedikit
Sudah dari dulu aplikasi-aplikasi pada iPhone terlihat lebih bagus dibandingkan versi Android-nya. Begitupun developer cenderung merilis aplikasi berkualitas ke iPhone terlebih dahulu, baru setelah itu di-porting ke Android.
5. Updates Android tidak langsung tersedia untuk setiap perangkat
Google merilis Android versi terbarunya, Jelly Bean pada bulan Juli lalu. Namun kebanyakan ponsel Android sekarang masih menggunakan OS versi Gingerbread, yang keluar sekitar satu setengah tahun yang lalu. Hal ini disebabkan produsen smartphone lebih cenderung untuk memodifikasi Android OS untuk perangkat mereka, sehingga beberapa produsen memerlukan waktu tambahan untuk menawarkan update. Cara paling aman untuk menjamin kalian selalu mendapatkan update, adalah menggunakan perangkat yang asli dari Google, seperti merk Nexus.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya, kami dapat menarik kesimpulan bahwa Android merupakan sebuah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Sistem operasi paling populer di dunia dan memiliki banyak sekali aplikasi yang tersedia di Google play store tercatat lebih dari satu juta pada kuartal II tahun 2013. Daftar versi android diberi nama dengan sebutan makanan pencuci mulut dan penganan manis. Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo (2.2–2.2.3), Gingerbread (2.3–2.3.7), Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4), Jelly Bean (4.1–4.3), dan KitKat (4.4+). Memiliki beberapa keunngulan salah satunya adalah dapat kustomisasi layar dengan widget, aplikasi, dan wallpaper animasi.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. “Android (sistem operasi).” http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29
Naufal., “8 Kelemahan Android yang Masih Sering Dikeluhkan Pengguna.”
Naufal., “8 Kelemahan Android yang Masih Sering Dikeluhkan Pengguna.”
http://www.twoh.web.id/2012/09/8-kelemahan-android-yang-masih-sering-dikeluhkan-pengguna/
Deliusno., “7 Kelebihan Android Vs iPhone
.”http://tekno.kompas.com/read/2013/08/12/1111068/7.Kelebihan.Android.Vs.iPhone
Anonim. “Daftar versi Android.” http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android
Anonim. “Sistem operasi.” http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi
Deliusno., “7 Kelebihan Android Vs iPhone
.”http://tekno.kompas.com/read/2013/08/12/1111068/7.Kelebihan.Android.Vs.iPhone
Anonim. “Daftar versi Android.” http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android
Anonim. “Sistem operasi.” http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar